Kumpulan cerita, dongeng, kisah rakyat, games, quiz, dan artikel ilmu pengetahuan lainnya dari berbagai tempat.
GRATIS... Klik di sini
Pertama
Tampilkan postingan dengan label cerita anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita anak. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 Maret 2013
Cerita Anak : Asal Usul Kali Gajah Wong
Konon menurut cerita yang dimitoskan oleh masyarakat Yogyakarta Selatan, terjadilah suatu peristiwa yang sangat menakjubkan. Yakni terjadinya sungai Gajah Wong pada zaman kerajaan Mataram yang diperintah oleh Raja Sultan Agung.
Kali Gajah Wong adalah sebuah kali yang terletak ditengah-tengah kota kecamatan Kotagede. Panjang kali ini tak lebih dari 20 kilometer.
Pada abad ketujuhbelas, kali ini merupakan kali yang kecil. Masyarakat di situ menyebutnya sebuah kalen, yang artinya kali kecil. Dan kebetulan airnyapun hanya gemercik mengalir sedikit sekali.
Pada suatu hari Sultan memanggil seorang Pawang Gajah.
“Pawang, cobalah kau mandikan gajah itu hingga bersih”.
“Oh…. hamba akan kerjakan kehendak Gusti Sultan,” jawab Pawang.
“Di kali sana, yang airnya bening sekali,” sabda Sultan lagi.
“Demi Sultan, akan segera kukerjakan perintah ini”.
Senin, 26 Desember 2011
Cerita Anak : KENA BATUNYA
Terdengar nyaring bunyi bel di tabuh.
“Teng.... teng.... teng.....”
“Horeee.......”, teriak anak-anak demi mendengar bel tanda sekolah usai yang dipukul oleh Pak Bon yang bertugas di SD Utama Malang.
“Nah, anak-anak, jangan lupa besok kalian harus membawa PR matematika yang telah diberikan kemarin”, kata Pak Agung, guru kelas IV di SD tersebut.
“Mereka yang tidak mengerjakannya akan Bapak beri hukuman menyapu lantai”.
“Ya, Paaaak”, teriak anak-anak dengan serempak.
“Horeee.......”, teriak anak-anak demi mendengar bel tanda sekolah usai yang dipukul oleh Pak Bon yang bertugas di SD Utama Malang.
“Nah, anak-anak, jangan lupa besok kalian harus membawa PR matematika yang telah diberikan kemarin”, kata Pak Agung, guru kelas IV di SD tersebut.
“Mereka yang tidak mengerjakannya akan Bapak beri hukuman menyapu lantai”.
“Ya, Paaaak”, teriak anak-anak dengan serempak.
Cerita Anak : SURAT MISTERIUS
“Enak ya cokelatnya? Tapi lebih enak lagi kalau kamu membelinya. Bukan mengambilnya dari Toko Tujuh milik Pak Didin.”
Rafly semakin terkejut. Ini adalah surat kelima yang ditemuinya di dalam tas sekolahnya. Seperti keempat surat sebelumnya, surat ini berisi perbuatan nakal yang dilakukannya. Tadi siang, dia mengendap-endap masuk toko Pak Didin dan mencuri sebatang cokelat kesukaannya. Iseng betul sih si penulis surat misterius ini. Misterius? Ya, karena tidak ada nama si penulis di surat tersebut. “Tapi kok dia bisa tahu apa yang kulakukan ya?”, pikir Rafly.
Rafly semakin terkejut. Ini adalah surat kelima yang ditemuinya di dalam tas sekolahnya. Seperti keempat surat sebelumnya, surat ini berisi perbuatan nakal yang dilakukannya. Tadi siang, dia mengendap-endap masuk toko Pak Didin dan mencuri sebatang cokelat kesukaannya. Iseng betul sih si penulis surat misterius ini. Misterius? Ya, karena tidak ada nama si penulis di surat tersebut. “Tapi kok dia bisa tahu apa yang kulakukan ya?”, pikir Rafly.
Rabu, 24 Agustus 2011
Cerita Anak : Kisah Putri Tidur
Dahulu kala, terdapat sebuah negeri yang dipimpin oleh raja yang sangat adil dan bijaksana. Rakyatnya makmur dan tercukupi semua kebutuhannya. Tapi ada satu yang masih terasa kurang. Sang Raja belum dikaruniai keturunan. Setiap hari Raja dan permaisuri selalu berdoa agar dikaruniai seorang anak. Akhirnya, doa Raja dan permaisuri dikabulkan. Setelah 9 bulan mengandung, permaisuri melahirkan seorang anak wanita yang cantik. Raja sangat bahagia, ia mengadakan pesta dan mengundang kerajaan sahabat serta seluruh rakyatnya. Raja juga mengundang 7 penyihir baik untuk memberikan mantera baiknya.
“Jadilah engkau putri yang baik hati”, kata penyihir pertama. “Jadilah engkau putri yang cantik”, kata penyihir kedua. “Jadilah engkau putri yang jujur dan anggun”, kata penyihir ketiga. “Jadilah engkau putri yang pandai berdansa”, kata penyihir keempat. “Jadilah engkau putri yang panda menyanyi,” kata penyihir keenam.
Cerita Rakyat Sumatera : Asal Usul Danau Toba
Ia takjub melihat warna sisik ikan yang indah. Sisik ikan itu berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bulat dan menonjol memancarkan kilatan yang menakjubkan. “Tunggu, aku jangan dimakan!
Cerita Rakyat Jawa : Kisah Karang Bolong
Cerita Anak : Kisah Buaya yang Tidak Jujur
Pada suatu hari di dunia pencuri tinggallah 2 orang pencuri yang ingin sekali mencuri istana penyihir, karena mereka kira dengan mencuri kerajaan sihir mereka akan kaya. Akhirnya mereka pergi ke dunia penyihir. Sesampainya di sana mereka mengambil banyak sekali perhiasan dan mereka juga mengambil serbuk untuk menyihir.
Di suatu ruang dimana 2 orang penyihir sedang mencoba sebuah peta rahasia supaya mereka dapat mengambil Tongkat Naga Merah. Dan seorang penyihir memerlukan bulu angsa untuk membuat peta itu. Akhirnya Marine, seorang penyihir muda mengambil bulu angsa itu. Dengan tidak sengaja Marine bertemu dengan 2 orang pencuri itu, akhirnya mereka berkenalan. Marine berkenalan dengan 2 orang pencuri, yang bernama Snail dan Riddly.
Cerita Anak : Kisah Tongkat Naga Merah
Pada suatu hari di dunia pencuri tinggallah 2 orang pencuri yang ingin sekali mencuri istana penyihir, karena mereka kira dengan mencuri kerajaan sihir mereka akan kaya. Akhirnya mereka pergi ke dunia penyihir. Sesampainya di sana mereka mengambil banyak sekali perhiasan dan mereka juga mengambil serbuk untuk menyihir.
Di suatu ruang dimana 2 orang penyihir sedang mencoba sebuah peta rahasia supaya mereka dapat mengambil Tongkat Naga Merah. Dan seorang penyihir memerlukan bulu angsa untuk membuat peta itu. Akhirnya Marine, seorang penyihir muda mengambil bulu angsa itu. Dengan tidak sengaja Marine bertemu dengan 2 orang pencuri itu, akhirnya mereka berkenalan. Marine berkenalan dengan 2 orang pencuri, yang bernama Snail dan Riddly.
Cerita Anak : Gonbe dan Itik-Itiknya
Di sebuah desa, tinggal seorang ayah dengan anak laki-lakinya yang bernama Gonbe. Mereka hidup dari berburu itik. Setiap berburu, ayah Gonbe hanya menembak satu ekor itik saja. Melihat hal tersebut Gonbe bertanya pada ayahnya,” Kenapa kita hanya menembak satu ekor saja Yah?”, “Karena kalau kita membunuh semua itik, nanti itik tersebut akan habis dan tidak bisa berkembang biak, selain itu kalau kita membunuh itik sembarangan kita bisa mendapat hukuman.
Beberapa bulan kemudian, ayah Gonbe jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia. Sejak saat itu, Gonbe berburu itik sendirian dan menjualnya. Lama kelamaan, Gonbe bosan dengan pekerjaannya, ia mendapatkan sebuah ide. Keesokan hariya, Gonbe datang ke danau yang sudah menjadi es.
Cerita Anak : Kisah Paman Gober dan Ikan Ajaibnya
Suatu hari Paman Gober pergi ke Klub Milioner, tempat ia biasa berkumpul bersama teman-temannya. Sesampainya disana, ia melihat pengumuman perlombaan memancing untuk anggota klub dengan hadiah sepatu ladam dari emas. “Wah, perlombaan yang hebat !, Aku akan ikut serta”, kata Paman Gober.
Paman Gober segera berangkat ke pelabuhan. Ia menyewa perahu motor dan kail. Dalam waktu singkat, Paman Gober berhasil mendapatkan seekor ikan yang sangat besar. Tapi, tiba-tiba ikan itu bisa berbicara. “Kumohon, lemparkan aku ke laut lagi”, kata ikan tersebut. “Kalau kau melepaskan aku, aku akan mengabulkan semua permintaanmu”, kata ikan itu lagi. Paman Gober berpikir,”Ikan yang bisa berbicara pasti ikan ajaib dan barangkali ikan ini memang benar-benar dapat mewujudkan apa yang paling kuinginkan.”
Cerita Anak : Kado Ulang Tahun Mama
Setiap tanggal 7 Juni Mama selalu merayakan ulang tahunku. Pada ulang tahunku yang ke 12, mama memberiku sebuah kado yang sangat menarik. Sebuah sepeda mini termahal yang pernah dijual di Indonesia.
Aku senang menerima hadiah dari mama. Bukan saja karena harganya yang sangat mahal, tetapi juga karena mama memperbolehkan aku bersepeda ke sekolah.
“Ketika usiamu menginjak 12 tahun engkau boleh bersepeda ke sekolah,” kata mama suatu hari.
“Kenapa harus menunggu usia 12 tahun?” aku bertanya dengan kesal.
“Tubuhmu kecil Nita. Kalau engkau bersepeda pada usia 10 tahun, aku khawatir akan keselamatanmu. Kendaraan yang begitu padat selalu menghantuiku.”
Akhirnya aku memaklumi kekhawatiran mama.
Cerita Anak : Menanam Kebaikan
Setiap orang punya cara tersendiri untuk menanam kebaikan . Begitu pula dengan Pak Saroji. Pensiunan guru itu hidup sederhana dengan isterinya. Tiga orang anaknya sudah berkeluarga, dan tinggal terpisah di luar kota.
Uang pensiunan Pak Saroji tidak besar. Jadi ia tak mampu menyumbang uang ke panti asuhan. Pak Saroji juga tak kuat membantu membangun rumah ibadah, karena ia sakit-sakitan. Tapi tentu masih banyak cara untuk berbuat baik, begitu pikir Pak Saroji.
Pak Saroji lalu merencakan sesuatu. Ia tak ingin hanya berdiam diri.
Cerita Anak : Bunda dan Kenanganku Bersamanya
Brek! Via menghempaskan tubuhnya di tempat tidur. Air matanya meleleh membasahi bantal. Hati Via betul-betul terluka mendengar omongan Bi Jum.
“Lo, kenapa memangis?” tanya Eyang Putri cemas. Beliau meletakkan obat dan segelas air putih di meja.
Via diam tidak menjawab. Isaknya semakin jelas terdengar.
“Eyang, benarkah Bunda tidak mau mengurus Via?” tanyanya terpatah-patah.
“Siapa bilang?’
“Tadi di Puskesmas Bi Jum bercerita pada orang-orang. Katanya Bunda tidak mau mengurus Via. Bunda sibuk berkarir. Itulah sebabnya Via diasuh Eyang.”
Eyang mengangguk-angguk mulai memahami persoalan Via. Namun beliau belum menanggapi pertanyaan cucunya.
Cerita Anak : David Menyayangimu, Pa !
David duduk di bangku taman sambil menggoyang-goyangkan kakinya lesu. Doggy, anjing kecilnya, menguik-nguik mengitari kaki majikan kecilnya
“Jangan bersedih. Ayo, kita bermain,” mungkin itu yang dikatakan Doggy.
Dari kejauhan, David melihat seorang anak perempuan bermain ayunan ditemani kedua orangtuanya. Dia memekik kesenangan ketika ayunan melambung tinggi.
Dari kejauhan, David melihat seorang anak perempuan bermain ayunan ditemani kedua orangtuanya. Dia memekik kesenangan ketika ayunan melambung tinggi.
“Walaupun hanya punya papa, aku pun tak kalah bahagianya dengan mereka yang punya papa dan mama,” batin David. Dia lalu duduk di ujung papan jungkat-jungkit. Dengan mata sayu dipandanginya papan kosong di seberangnya. Tiap akhir pekan David dan papanya selalu datang ke taman mini.
Cerita Anak : Landak yang Kesepian
Di hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Landi namanya. Landi tidak mempunyai teman karena teman-temannya takut tertusuk duri tajam yang ada di badannya. “Maaf Landi, kami ingin bermain denganmu, tapi durimu sangat tajam,” kata Cici dan teman-temannya. Tinggallah Landi sendirian. Ia hanya bisa bersedih. “Mengapa mereka tidak mau berteman dan bermain denganku?, padahal tidak ada seekor binatang pun yang pernah tertusuk duriku,” gumam Landi.
Cerita Anak : Kisah Kitty Si Burung Kutilang
Mia adalah seorang anak yang baik hati. Ia tinggal bersama orangtuanya di suatu desa. Karena ramah dan baik hati, ia mempunyai banyak teman di lingkungan rumah maupun sekolahnya. Mia adalah anak terkecil diantara 4 bersaudara. Setiap harinya, Mia dan kakak-kakaknya selalu diajari kedisiplinan dan budi pekerti oleh orangtuanya. Mia sangat senang dengan binatang. Binatang yang ada dirumahnya, dipeliharanya dengan rajin. Sudah lama Mia ingin memelihara kucing, tetapi Ibunya melarang binatang peliharaan yang dipelihara di dalam rumah karena membuat dalam rumah kotor.
Cerita Anak : Kisah Bunga Chery
Di suatu puri, hiduplah seorang bangsawan dengan putri tunggalnya yang jelita, bernama Manuella. Orang-orang biasa memanggilnya Putri Manu. Sejak kecil Manuella tidak memiliki ibu lagi. Ayahnya sangat menyayanginya. Segala keinginan Manuella selalu dipenuhi. Ini membuat Manuella menjadi sangat manja. Semua yang ia inginkan harus ia dapatkan. Dan ayahnya belum pernah menolak keinginan Manuella. Malah selalu segera mengabulkannya.
Salah satu kegemaran Manuella adalah berganti-ganti pakaian. Dalam satu hari ia dapat berganti pakaian empat sampai lima kali. Di kamarnya terdapat enam lemari pakaian yang indah.
Cerita Nyata : Kisah Segelas Susu
Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.
Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.
Wanita muda tersebut melihat, dan berfikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.
Cerita Rakyat China : Kisah Pengemis dan Putri Raja
Tersebutlah seorang putri raja yang cantik jelita. Karena bergelimang harta, Sang Putri mempunyai sifat buruk. Ia selalu menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang tidak perlu. Sedangkan Sang Raja tak pernah menolak kemauan putrinya.
Salah satu kegemaran Sang Putri adalah mengumpulkan perhiasan dari intan permata. Ia sudah memiliki berlaci-laci perhiasan dari berbagai negeri.
Suatu saat Raja mengajak Sang Putri berkeliling kota. Setelah singgah di berbagai tempat, mereka berhenti di depan bangunan indah. Di depan bangunan itu terdapat air mancur. Sang Putri sangat terpesona dengan air mancur yang elok itu. Air mancur itu memancarkan butir-butir air yang sangat indah. Karena terkena sinar matahari, butiran-butir air itu memancarkan cahaya kemilau bak intan permata. Sang Putri semakin terpesona.
Cerita Rakyat India : Raja dan Kura-kura
Pada suatu hari raja dan menterinya pergi berjalan-jalan di halaman istana. Tiba-tiba mereka melihat seekor kura-kura tergeletak di lantai. Tem-purungnya terbelah menjadi dua.
“Sungguh ajaib!” kata Sang Raja de-ngan heran.
“Ba-gaimana hal ini dapat terjadi?”
“Ba-gaimana hal ini dapat terjadi?”
Langganan:
Postingan (Atom)
